23 TAHUN BERDIRI BAGAIMANA TRANSISI EKONOMINYA?
Kabupaten Sambas merupakan suatu Kabupaten yang berdiri sejak tahun 1960 dengan wilayah pemerintahan saat itu merupakan wilayah bekas kekuasaan Kesultanan Sambas. Namun, pada tahun 2000 terjadi pemekaran wilayah yang membagi wilayah tersebut menjadi 3 Kabupaten/Kota yaitu Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, dan Kota Singkawang. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 129 Tahun 2000 tentang Persyaratan Pembentukan Dan Kriteria Pemekaran, Penghapusan, Dan Penggabungan Daerah salah satu tujuan pemekaran daerah adalah percepatan pelaksanaan pembangunan perekonomian daerah.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sambas, selama 5
tahun terakhir Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan merupakan sektor
penyumbang terbesar dalam PDRB (lapangan usaha) yaitu sebesar 33.51 persen (angka ini naik dari 32.63
persen di tahun 2018). Selanjutnya sektor lain yang juga berkontribusi besar dalam PDRB
(lapangan usaha) adalah sektor perdagangan besar dan
eceran, reparasi mobil, dan sepeda motor yaitu sebesar 17.43 persen (angka
ini naik dari 17.32 persen di tahun 2018), disusul oleh sektor industri pengolahan
sebesar 12.22 persen (naik dari 12.07 persen di tahun 2018). Namun, sektor lapangan
usaha dengan laju pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kabupaten Sambas pada tahun
2022 adalah sektor transportasi dan pergudangan sebesar 15.54 persen, jasa lainnya
sebesar 11.91 persen, dan jasa perusahaan sebesar 10.33 persen.
Apabila
ditinjau dari sisi ketenagakerjaan, angka TPT Kabupaten Sambas mengalami
peningkatan dari tahun 2019 hingga 2021. Adapun angka TPT Kabupaten Sambas pada
tahun 2021 sebesar 3.97 persen. Terjadinya peningkatan angka TPT di Kabupaten
Sambas menunjukkan bahwa masih kurangnya ketersediaan lapangan usaha. Selain
itu banyaknya kepulangan TKI akibat pandemi Covid-19 juga menjadi penyebab
meningkatnya pengangguran di Kabupaten Sambas.
Sektor
pertanian mempunyai peranan besar dalam perekonomian Kabupaten Sambas baik dari
sisi penyerapan tenaga kerja sedangkan sektor
lain mempunyai perbedaan yang cukup signifikan dengan sektor pertanian.
Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Sambas
Melihat kondisi diatas menunjukkan
bahwa hingga saat ini perekonomian Kabupaten Sambas masih bergantung pada
sektor pertanian. Sehingga transisi ekonomi sangat diperlukan untuk menunjang
pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sambas.

Comments
Post a Comment